CERITA PERJALANA MENCARI NASKAH KUNO
Assalamualaikum wr…wb.πππ
Saya Nadita Aprilia saya disini akan menceritakn tentang
perjalanan saya ketika mencari naskah kuno di daerah kuripan Lombok Barat, saya
pergi bersama teman-teman saya dan disini juga saya ingin berbagi penagalaman saya
tentang mencari naskah kuno.
Pada hari minggu siang tepatnya opukul 14:00 saya di jemput oleh
teman saya dikos saya, setelah itu kami berkumpul dengan teman-teman yang
lainuntuk pergi menuju salah satu rumah teman kami yang sudah tau dimana tempat
untuk mencari naskah kune tersebut. Selama perjalanan menuju kerumah teman kami
yang berada di desa kuripan untuk mengetahui informasi tentang naskah kuno sangat-sangat
menyenangkan, karena kami melewati pemandangan yang indah namun panas. Selama dalam
perjalanan banyak sawah, gunung dan ada taman bunga yang kita lewatkan. Setelah
kami sampai dirumah teman kami di Desa Kuripan, saya dan teman-teman saya baru
mengetahui Mamiq Upi dapat ditemui pada pukul 17:00, dikarena kan beliau
mengikuti acara sorong serah terdahulu. Dan kamipun memutuskan untuk
beristirahat sejenak dirumah teman kami sekaligus menunggu selesainya acara
Mmaiq Upi. Setelah lama kita menunggu dan akhirnya tibalah pukul 17:00 dan
kamipun berangkat kerumah Mamiq Upi bersama-sama. Dalam perjalanan kerumah
mamiq kami menemui orang yang sedang nyongkolan.
Sesampainya kami dirumah Mamiq Upi
kamipun disambut dengan baik oleh beliau . Mamiq lansung menceritakan isi dari
naskah puspekerme dan memperlihatkan naskahnya dan menjelaskannnya kepada kami
naskah apa saja yang beliau miliki. Sejak tahun 2017 mamiq upi sudah mulai
menekuni/menulis naskah kuno. Beliau mempelajari naskah kuno dari turun temurun
dan beliau mendapatkan pelajaran naskah kuno dari nenek beliau.
Ada
beberapa Takepan yang beliau miliki yaitu :
- Ada tankepan Rengganis.
- Ada Takepan ajarwali yaitu khusus untuk pengobatan.
- Ada takepan purwe daksirne yaitu perjalanan hidup sesudah mati.
- Ada takepan markum yang khusus untuk pengajian. Takepan ini khusus mengkaji ilmu-ilmu hak syari’at, dan takepan ini juga menceritakan asal mula manusia ada didunia.
- Takepan Joharsyah, yakni takepan ini dilakukan pad saat acara syukuran rumah.
- Ada takepan khayatnur/nabi paras, digunakan pada saat acara cukur rambut untuk anak kecil.
- Ada takepan jati sware yaitu berisi tentang perjalanan diri.
Perjalanan
panjang yang kami rasakan tidak sia-sia, semua terbayar dengan apa yang kami
dapatkan. Keberadaan naskah-naskah tersebut menjadi harta karun masyarakat
lombok, sebagai tempat pulang untuk melihat kembali asal muasal masyarakat Lombok.
Demikian cerita
singkat perjalanan saya dalam mencari naskah kuno, semoga apa yang saya tulis
bisa bermanfaat. Terimakasihπππ

